Tol Laut Mampu Turunkan Biaya

Faktanya, lanjut Widodo, sejauh ini beberapa orang memercayakan angkutan darat untuk logisitik. Walau sebenarnya jelas ia, angkutan darat dari mulai infrastruktur sampai muatan benar-benar terbatas.

Hingga, angkutan laut untuk ucap ia menjadi pilihan pilihan, ditambah lagi negara Indonesia umumnya kepulauan.

“Contoh jika truk itu sebesar-besarnya berapakah ton paling 45 ton itu juga jalannya rusak.  Semasa infrastrukturnya mencukupi, jika engga kapal engga dapat sandar,” tutur Widodo waktu dikontak, Jumat (2/10/2020).

Menurut Widodo, ada tol laut momen melakukan perbaikan infrastruktur serta mendatangkan investasi. Adanya tol laut, harus dermaga di wilayah pelosok ditingkatkan hingga dapat menumpukan kapal yang bermuatan besar.

Disamping itu, papar ia, dengan ongkos logistik yang murah akan membuat investor tertarik melakukan investasi di Indonesia.

“Ditambah lagi ada epidemi covid, jika bicara ekonomi logistiknya harus jalan, Engga kemungkinan jalan jika engga ada infrastrukturnya. Serta engga kemungkinan swasta bangun harus pemerintah dahulu, baru turunannya pebisnis, BUMN, swasta,” urai ia.

Dalam ini, Widodo memberikan tambahan, KCN ambil peranan dalam program tol laut ini. Karena, adanya pelabuhan yang diurus KCN, proses rombak angkutan barang curah dapat ditangani oleh KCN.

“Jika dari Kemenhub, pekerjaannya KCN kan memberikan dukungan dermaga Tanjung Priok. Dermaga Tanjung Priok itu kan internasional itu tidak bisa dua tipe barang untuk pekerjaan. Contoh Tanjung priok diutamakan barang container tidak bisa barang curah, nah barang curahnya di KCN,” ujar ia.

Diketahui, KCN melakukan pembangunan pelabuhan atau Pier 2 serta Pier 3 Dermaga Marunda.

Pemerintah lewat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menggerakkan supaya program tol laut terus berjalan dengan kenaikan kemampuan serta service.

Hal tersebut karena tol laut berperanan besar untuk menyambungkan sambungan nusantara lewat daerah perairan. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi katakan, Indonesia mempunyai riwayat panjang dengan kemasyhuran maritim pada eranya.

Walau, penerapan tol laut disadari masih mempunyai kekurangan pada tingkat muatan angkutan balik yang rendah.

 

 

error: Content is protected !!