Pemerintah Rancang Regulasi

Wakil Direktur INDEF, Eko Listiyanto menjelaskan pemerintah tengah mengulas ketentuan penguatan untuk Bank Indonesia. Tetapi belum tahu peraturan baru itu akan dilahirkan berbentuk Perppu, Perpres atau bentuk yang lain.

Menurut Eko, jika penguatan itu berbentuk Perppu karena itu karakternya kegawatan memaksakan. Tetapi, selama ini ia memandang tidak ada kegawatan memaksakan buat pemerintah untuk memberi penguatan. Ditambah lagi situasi bagian keuangan relatif konstan ditengah-tengah epidemi Covid-19.

“Menurut saya jika Perppu ini kan karakternya kegawatan memaksakan,” kata Eko dalam dialog Koreksi UU BI & Perppu Reformasi Keuangan: Ingin Dibawa Ke mana Independensi Bank Sentra?, Jakarta, Kamis (1/10).

Ada banyak point yang direncanakan Pemerintah dalam rencana memberi penguatan ke Bank Indonesia. Salah satunya penguatan data, kontrol, serta penguatan instrumen yang menurut Eko tak perlu berbentuk Perppu.

Seterusnya penguatan peranan Instansi Penjamin Simpanan (LPS) yang akan memasuki pada bagian investasi. Selanjutnya penguatan pada KSSK yang kata Eko sedikit tapi bila didiamkan akan membuat ketidaktetapan buat kestabilan keuangan.

“Yang semula (BI) membuat kejelasan untuk kestabilan keuangan kelak oleh LPS serta Menkeu. Jika berlarut itu tidak produktif,” katanya.

Eko minta pemerintah seharusnya membahas lagi gagasan penguatan Bank Indonesia bila faktanya efek epidemi Covid-19. Harus diamati kembali lagi, bagian fiskal atau bagian keuangan yang terpengaruh.

“Serta beberapa faktor yang menurut saya bermakna ini yang berperan bertambah ke dewan moneter. Dewan gubernurnya peranannya jadi tergerus lagi,” katanya. Dia memberikan tambahan, dengan keadan semacam itu, maka menimbulkan pertanyaan di publik, intinya dari pasar keuangan.

“Jika misalnya versus ini yang dibuat referensi, karena itu ya pasti jadi pertanyaan beberapa orang, khususnya dari pasar keuangan.  Selanjutnya, Eko merekomendasikan supaya draft saran RUU BI ini ditebarluaskan agar dinilai banyak faksi.

Korban bencana banjir dapat menukarkan uangnya bila rusak terserang rendaman banjir. Penukaran dapat dilaksanakan di loket Bank Indonesia. Tetapi ada ketentuannya, apa sajakah?

error: Content is protected !!