Munuculnya Konflik di Pilkada Serentak

PILKADA serempak sebuah pilihan demokrasi.

Unsur yang lain mempunyai potensi bisa menyebabkan perselisihan ialah berkaitan netralitas pelaksana pemilu yang tidak profesional serta memiliki integritas. Situasi itu perlu dijawab dengan profesionalitas beberapa petugas dilapangan hingga tidak berpihak salah satunya calon. Ini adalah rintangan buat beberapa pelaksana supaya terus berintrospeksi diri serta berlaku profesional dalam jalankan pekerjaan-tugas dilapangan. Peran mereka besar sekali dalam membuat kesuksesan Pemilihan kepala daerah serempak.

Sedang di lain sisi ialah keterkaitan Polri serta TNI yang dipandang tidak netral. Kecemasan TNI serta Polri tidak netral jadi persoalan yang pantas kita pikirkan. Banyak masalah dalam Pemilu atau Pemilihan kepala daerah awalnya yang menyertakan pelaku-oknum baik dari TNI atau Polri. Mereka kadang berperanan ganda berdiri untuk TNI/Polri sekaligus juga jadi simpatisan calon spesifik.

Peranan penyelamatan serta pengawalan mereka jadi cemplang sebab berpihak salah satunya calon. Hal itu bisa menimbulkan perselisihan panjang serta bisa menjadi penemuan yang dapat ke arah pada penerapan pemilihan kepala daerah diulangi. Bila hal tersebut berlangsung makan kekuatan budget penerapan pemilihan kepala daerah membesar tidak dapat dihindarkan.

Mass media mempunyai peranan yang besar sekali dalam membuat pemilihan kepala daerah yang damai. Jadi satu kewajiban jika penting buat mass media menyediakan beberapa informasi yang sama dalam kabar berita Pemilihan kepala daerah. Beberapa informasi yang diberikan sesuai beberapa kaidah jurnalistik, hingga warga bisa terima info dengan cara utuh serta tidak provokatif.

Hal yang tak perlu dilalaikan oleh beberapa pelaksana pemilihan kepala daerah ialah pemilih. Pemilih adalah pemilik suara yang pantas jadi perhatian hak-hak dengan cara optimal dalam memakai suara di TPS. Satu suara pemilih mempunyai makna yang besar sekali buat pemenangan pasangan calon kepala wilayah. Bila pemilik hak suara tidak diakomodasi secara baik, mempunyai potensi menimbulkan persoalan baru. Di sini bisa menjadi spekulasi buat pelaksana hingga bisa mengkomodir seluruh pihak.

 

error: Content is protected !!