Ekonom Soroti Independensi Lembaga

Masalah Koreksi Undang-Undang Bank Indonesia terus berguling. Beberapa pemerhati menyorot berkaitan independensi Bank Indonesia nantinya.

Dalam draf Koreksi Undang-Undang Nomor 23 tahun 1999 mengenai Bank Indonesia, ada gagasan pengembalian peranan pemantauan bagian layanan keuangan dari Kewenangan Layanan Keuangan (OJK) ke Bank Indonesia, persisnya di klausal 34.

Dengan cara detil, ketetapan Klausal 34 dirubah jadi, (1) Pekerjaan memantau Bank yang sejauh ini dikerjakan oleh Kewenangan Layanan Keuangan (OJK) diarahkan ke Bank Indonesia. (2) Peralihan pekerjaan memantau Bank seperti disebut pada ayat 1 dikerjakan paling lambat pada tanggal 31 Desember 2023. (3) Proses peralihan kembali lagi peranan pemantauan bank dari OJK ke BI dilaksanakan dengan cara setahap sesudah dipenuhinya kriteria yang mencakup infrastruktur, budget, personalia, susunan organisasi, skema info, skema dokumentasi, serta beberapa ketentuan penerapan berbentuk piranti hukum dan disampaikan ke DPR.

Menyikapi itu, Guru Besar Pengetahuan Ekonomi UNDIP, FX Sugiyanto menjelaskan, Semestinya wewenang itu bukan ditarik kembali lagi. Tetapi OJK diberi penguatan yang makin dari yang ada sekarang ini.

Dia memandang, RUU ini tidak mempunyai urgensi. Serta dia menyebutkan produk ini adalah kombinasi di antara Orde Lama serta orde Baru.

Menurut dia, ada banyak faktor yang ganjil dengan diusulkannya dewan kebijaksanaan ekonomi makro.

“Serta beberapa faktor yang menurut saya bermakna ini yang berperan bertambah ke dewan moneter. Dewan gubernurnya peranannya jadi tergerus lagi,” katanya. Dia memberikan tambahan, dengan keadan semacam itu, maka menimbulkan pertanyaan di publik, intinya dari pasar keuangan.

“Jika misalnya versus ini yang dibuat referensi, karena itu ya pasti jadi pertanyaan beberapa orang, khususnya dari pasar keuangan. Selanjutnya, Eko merekomendasikan supaya draft saran RUU BI ini ditebarluaskan agar dinilai banyak faksi.

Korban bencana banjir dapat menukarkan uangnya bila rusak terserang rendaman banjir. Penukaran dapat dilaksanakan di loket Bank Indonesia. Tetapi ada ketentuannya, apa sajakah?

error: Content is protected !!